Kaki Buta

poeticonnie:

Kita bagaikan dua orang asing
yang berhenti di persimpangan jalan.
Tak saling menyapa,
bahkan tak saling melihat.

Bukan karena buta,
tapi karena sibuk menentukan
kemana selanjutkan kaki hendak melangkah.

Semoga kita melihat ke arah yang sama
dan menuju ke rumah yang sama
dalam waktu yang sama.

Dan ketika malam menyelimuti bumi,
kita menunjuk bintang yang sama
tidur di atas rumput basah yang sama.

Aku dan kamu.
Kamu dan aku.
Sama-sama.


2 weeks ago with 2 notes
originally poeticonnie

poeticonnie:

Ku pikir hatiku patah lagi, tapi ternyata tidak. Mungkinkah hati manusia ada yang terbuat dari karet?

Aku menyukaimu. Masih menyukaimu. Perasaan ini belum berubah sejak pertama aku mengenalmu. Banyak kecewa dan harapan yang tidak pernah kamu ketahui, karena memang aku simpan sendiri. Buat apa kamu tahu, jika tidak merubah apa pun? Buat apa sebuah pohon tahu bahwa dirinya bisa berumur ratusan tahun? Apa yang akan berubah setelah ia tahu? Tidak ada. Makanya.

Tidak jelas juga apa perasaan ini. Aku rasa memang tidak semua perasaan harus diberi nama. Tidak semua perasaan punya “orangtua”. Sama seperti manusia. Tidak semua perasaan harus ada yang mengerti - bahkan si perasa itu sendiri. Aku.

Aku malah khawatir ketika aku tidak patah hati lagi. Ini hati atau karet penghapus yang ada di dalam dada? Mengapa begitu mudahnya menganggap bahwa semua kenangan yang aku kumpulkan menjadi satu gambar adalah  gambar yang abstrak - sementara aku menyusunnya dari tahun ke tahun, bulan demi bulan, hari per hari dengan penuh doa?

Entahlah. Mungkin ini cara Tuhan untuk menghiburku. Aku tetap manusia, meski hatiku mungkin setengah mati.

Aku (tetap) suka kamu. Nonetheless.


3 weeks ago with 3 notes
originally poeticonnie

Aku menyembuhkan lukaku dengan cara terus melukainya, sampai luka itu tak ada artinya lagi buatku.
Bukan peminum Betadine. (via poeticonnie)

3 weeks ago with 14 notes
originally poeticonnie

Aku suka percakapan yang membuat aku berpikir, bukan hanya sekedar percakapan yang menghibur. Karena aku ingin terus belajar, bukan hanya bermain.
Virgo Sejati. Putri Indonesia, harum badannya. (via poeticonnie)

3 weeks ago with 5 notes
originally poeticonnie

sadgenic:

Kamu lari dari hati ke kepala. Mengobrak-abrik lagi apa apa saja yang masih tersisa.

Perjalananmu mengalir bersama darah. Mendesir gelisah ke segala arah.

Sesampainya di kepala kamu bingung. Ada kamu di dalamnya. Bukan satu, tapi seribu, dua ribu, entah kau sendiri tak sanggup menghitungnya.

Di hati kamu hanya satu, di kepala kamu sejuta, menempati luas rasa yang sebesar luar angkasa dikali dua.

Tak peduli, kau ajak semua kamu di kepala memporak porandakan semua. Lalu banjir air meluapi mata. Menggenangi pipi lalu ke hati.

Lalu kamu pergi, namun sedikitmu terus kembali. 

Kaulempar sendiri bayanganmu kesini. 

Bisa tolong berhenti. 

Bukankah aku sudah tidak punya apa apa lagi?

Kapan aku bisa membenahi diri? 


3 weeks ago with 76 notes
originally sadgenic

Jika masih masa lalu yang menahan langkahmu, mengapa kau tidak hidup dengan
kepala yang terpelintir ke belakang?
— (via zarryhendrik)

3 weeks ago with 136 notes
originally zarryhendrik

Jadi mengapa harus khawatir kalau memang dia tlah jauh dan memang harus menjauh? Jadi mengapa harus sedih kalau dia tak lagi menebar sapaan hangat di setiap harinya? Jadi jika demikian, aku mungkin harus terbiasa dan memang harus terbiasa dengan semua hal yang berjalan dengan atau tanpa-nya.
— @rarahann

Merajut Matematika Waktu

poeticonnie:

Teruntuk lelakiku di masa depan.

Masa lalu adalah tempat di mana aku mengalami beberapa kegagalan sehingga akhirnya aku sekarang berada di sini.

Dan masa sekarang adalah tempat di mana suatu hari nanti aku akan menengok ke belakang dan mengucap syukur atas waktu-waktu ini.

Di masa depan nanti, semoga kamu yang berada di sana, dan saat aku melihatmu aku bersyukur atas masa lalu dan masa sekarangku.

Karena tanpa sejarah, tanpa masa lalu, tanpa masa sekarang, tanpa kamu, dan tanpa aku, tak mungkin akan ada masa depan dan kita. Semuanya harus dan memang berkaitan. Seperti rajutan di tangan Tuhan: Saling mengait, terkait, untuk menjadi suatu karya yang indah.

Berhitunglah mulai sekarang dan berjalan maju, lalu tunggu di titik di mana kamu dan aku akhirnya akan menjadi “kita”.

(And we’ll live happily ever after, because of what we have been through in the past and in the present time.)


4 weeks ago with 4 notes
originally poeticonnie

Kita adalah sekumpulan manusia yang remuk. Seharusnya kita saling membantu untuk memungut dan mencari serpihannya, lalu membantu untuk merekatkan serpihan-serpihan itu kembali. Satu sama lain.
Dan bukannya menginjak-injak remukan yang berserakan itu. (via poeticonnie)

4 weeks ago with 4 notes
originally poeticonnie

Saya menulis, karena ada potongan-potongan kenangan dalam hari-hari saya yang tak terjangkau oleh kamera.
Dan semua kenangan, sekecil apa pun, punya hak penuh untuk disimpan. (via poeticonnie)

4 weeks ago with 5 notes
originally poeticonnie

super sad!

Dear Diary,
Let me tell you about my story,
I know it’s rather sad,
but that’s the way I feel..


Dear Diary,
I don’t know if this is right or wrong,
Starting thinking of leaving him,
But I’m afraid it might hurt him..


All I want is for everything in the right place,
And everyone is happy,
Is it too much ask for?
All I want is for everything in the right place,
So everyone is happy,
Is that too much ask for?

Song by : Mocca - Dear Diary

» Udah setahun lebih berlalu since #syalala dan hari ini rasanya campur aduk bin nyesek jayaa =( kayaknya masih ada sesuatu yang belum selesai tapi ntah bagaimana memulai untuk menyelesaikannya. Huh! super SAD =(


Bila suatu saat kau merasa kehilangan sesuatu. Setidaknya, aku harap kau masih ingat siapa yang pernah kau biarkan pergi.
— (via karizunique)

1 month ago with 130 notes
originally karizunique

Kita selalu dihadapkan, pada pilihan-pilihan yang rumit. Seakan kita yang dipilih, oleh pilihan tersebut.
— (via karizunique)

1 month ago with 46 notes
originally karizunique

Aku pergi, agar kamu menemukan aku.
— (via karizunique)

1 month ago with 46 notes
originally karizunique

Aku diam, agar kau berpikir, agar kau merenung. Sampai kau mendengarnya sendiri, hati kecilmu, yang meneriakkan aku.
— (via karizunique)

1 month ago with 103 notes
originally karizunique

theme by heloteixeira